SEMINAR GURU & KARYAWAN SEKOLAH BPK PENABUR KOMPLEKS PINTU AIR

Pada hari kedua kegiatan Pembinaan bagi Guru & Karyawan di lingkungan sekolah BPK PENABUR Kompleks Pintu Air , yang terdiri dari : SMK Farmasi Kristen PENABUR , SMAK – 2 PENABUR dan SMPK – 1 PENABUR , diisi dengan mengikuti kegiatan seminar dengan tema : Creative Teaching “ yang dibawakan oleh narasumber : Ibu Elisabeth Rukmini, Ph.D. dari Unika Atmajaya – Jakarta.

Beliau saat ini bekerja sebagai dosen di : Fakultas Kedokteran –  Prodi Farmasi ; Fakultas Teknobiologi – Prodi Biologi ( Teknobiologi )  dan menjabat sebagai Wakil Rektor IV yang membidangi Kerjasama, Riset, Perencanaan.

Narasumber menyampaikan materinya dengan jelas dan menarik , sehingga seluruh pesertapun sangat antusias berinteraksi.

Beberapa hal yang disampaikan oleh beliau, adalah :

Bahwa dunia pendidikan harusnya saat ini sudah harus berubah , terutama bagi sekolah-sekolah dan juga guru-guru nya , karena peserta didik yang kita hadapi saat ini sudah sangat berbeda generasinya dengan kita guru-gurunya. Beberapa guru masih ada yang termasuk sebagai generasi baby boomers , sebagian lagi termasuk generasi X , dan mungkin sebagian lagi sudah termasuk generasi Y ; sementara yang kita didik saat ini adalah termasuk dalam generasi Z ( Zeds ) , yang juga disebut sebagai generasi millennial .

Sehingga guru-guru pun yang saat ini berhadapan dengan peserta didik yang berbeda generasinya , harus berbenah diri dengan pola pengajaran yang harus kreatif. Hal ini dikarenakan : kita menghadapi generasi yang berubah/berbeda , cara belajar yang berubah dan sumber belajar yang juga berubah ; sangat berbeda dengan dahulu saat kita masih belajar di sekolah.

Generasi yang kita hadapi saat ini , adalah generasi Z ( Zeds ) , dimana sebenarnya bahwa kegiatan belajar adalah merupakan hobi bagi mereka , sehingga kita harus memfasilitasi mereka melalui :

  • love learning , learning new things ; menunjukkan kebaruan,
  • menunjukkan ekspektasi yang jelas ; klarifikasi secara tertulis & oral termasuk harapan bersikap,
  • mentor lover ; sediakan waktu untuk memberi feedback langsung,
  • personalized learner , tailer – made learner ; ruang ekspresi bebas
  • altruist ; doing good is cool ; memasukkan nilai kepedulian yang riil dalam tugas/karya.

Cara belajar mereka pun saat ini juga berubah , yaitu dengan cara-cara :

  • mentoring role, harus melibatkan teknologi, student – centered learning, team-based learning, small group discussion, jigsaw, problem based learning,

      ( PBL ),  peer-assisted learning PAL ) , debat, e-learning,

      web, medsos dan tugas-tugas kreatif.

Berkaitan dengan tugas-tugas kreatif , contohnya adalah : diberikan dalam group project assignment, paper based, audio-visual.

Penyusunan lesson plan : learning objectives ( LO ) , think out of the box , more tangible , more contextual , more messy dan team work.

Sedangkan sumber-sumber  belajar juga sudah sangat berubah , dahulu mungkin masih berpusat pada guru dan buku ajar saja  , tetapi saat ini terbuka sangat  luas dan sangat mudah untuk mendapatkan bahan-bahan belajar, sehingga seharusnya semakin memudahkan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran. Peserta didik semakin cerdas , gurupun harus mempersiapkan diri secara baik , agar tetap dapat menjadi guru yang baik dan berkualitas.

Begitu juga dalam hal penilaian ( rubrik ) , dimana penilaian harus mencakup seluruh aspek penilaian terhadap kompetensi , kreativitas serta sikap kerjanya.

Disampaikan juga oleh nara sumber , bahwa peserta didik secara umum hanya bertahan + 10 – 15 menit dapat berkonsentrasi , selebihnya bosan ; sehingga kita sebagai guru harus cerdas menyikapi hal tersebut. Agar tidak membosankan , maka pengajaran di kelas guru harus kreatif , misalnya dapat diselingi dengan memberi quiz melalui smartphone , siswa bergerak , atau lainnya.

Dari semua itu , maka hal-hal tersebut di atas dapat memberikan implikasi bagi :

  1. Guru : harus melakukan persiapan , kerja tim , perencanaan dengan baik , terus melakukan monitoring & evaluasi dan penelitian.
  2. Sekolah : merupakan investasi jangka menengah dan panjang , menyiapkan ruang-ruang dengan fleksibel dan terbuka , menyiapkan sdm , memiliki karakteristik/ kekhasan dan kompetitif.
  3. Siswa : melatih leadership , team work , soft skills dan

 

Sesi Diskusi